Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kapten Arh Heru Bayu di Padang

Primadoni | Kamis, 18-05-2017 | 17:28 WIB
Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kapten Arh Heru Bayu di Padang
Yona Tristiana, istri almarhum Kapten ARH. Heru Bahyu berada di sebelah nisan saat pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Lolong, Padang, Sumbar, Kamis (18/5/2017). Almarhum Kapten ARH. Heru Bahyu--gugur dalam insiden kecelakaan saat latihan temp

Covesia.com - Tembakan salvo dan terompet menghiasi Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Lolong Padang, menyambut kedatangan jenazah anggota TNI-AD asal Sumatera Barat yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI pada, Rabu (17/5/2017) di Tanjung Datuk Natuna, Kepulauan Riau.

Jenazah Kapten Heru Bayu disambut puluhan personel TNI berseragam lengkap, Almarhum diberangkatakan dari kampung halamannya di Lubuk Alung, Padang Pariaman, pada pukul 13.00 WIB.

Isak tangis mengiringi pemakamannya, istri dan ibu korban tak kuasa menyembunyikan kesedihannya ketika terompet dan tembakan salvo kembali mengiringi jenazah hendak dimasukan kedalam liang kubur. Hingga akhir lubang makam tersebut ditimbun, tangis keluarga masih belum berhenti sambil menuturkan doa-doa untuk jenazah.

Pemimpin upacara, Letkol Asep Salihin, setelah upacara pemakaman menyebutkan, selama bertugas Kapten Arh Bayu Heru adalah prajurit yang memiliki dedikasi tinggi dan berprestasi. Almarhum Kapten Arh Bayu Heru adalah lulusan Akmil 2008. Jabatan terakhirnya adalah Danraimer B Yonarhanud 1/1 Kostrad.

Sebelumnya 12 prajurit TNI menjadi korban dalam insiden Gladi Bersih PPRC di kabupaten Natuna, Rabu (17/5/2017) siang.

Dari 12 prajurit tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, enam orang luka berat dan empat orang luka ringan.

Kejadian naas ini berawal sekitar pukul 10.00 WIB saat para parajurit tengah melakukan latihan untuk geladi bersih pengamanan RI 1 di Aula Kartika dan Tanjung Datok Telok Buton, seperti yang dikutip dari Tribunnews.

Kemudian sekitar pukul 11.21 Wib bertempat di Sterling Arhanud 1/K terjadilah insiden penembakan salah sasaran ini.‎ ‎

Ketika DRONE melintas di atas Stelling ARH , masing - masing pucuk melakukan penembakan.

Pucuk 8 mengalami Los kendali pada penyekat kiri yg mengakibatkan penembak tidak dapat mengendalikan pucuknya, lalu Elevasi turun kemudian membabat ke arah jam 9 pada posisi pucuk 7 dan 6.

Korban kecelakaan berasal dari Satuan Yon Arhanud I Kostrad. Empat orang yang meninggal dunia tersebut diantaranya, Danrai Kapten Arh, Heru Bayu, Pratu Ibnu Hidayat, Pratu Marwan dan Praka Edy.

Sementara yang mengalami luka berat diantaranya ‎Pratu Bayu Agung, Serda Alpredo Siahaan, Prada Danar, Sertu B Stuaji, Serda Afril‎ Dan Sertu Blego Switage.

Sementara dua orang yang mengalami lukaringan yakni Pratu Ridai dan Pratu Didi Hardianto

(don)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Menikah dengan Livia Giuggioli, Aktor Colin Firth Resmi Mendapat Kewarganegaraan Italia

Menikah dengan Livia Giuggioli, Aktor Colin Firth Resmi Mendapat Kewarganegaraan Italia

Covesia.com - Aktor Inggris Colin Firth mendapatkan status kewarganegaraan Italia pada Jumat (22/9), menurut Kementerian Dalam Negeri di Roma."Aktor...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring