Tuntut UMK 2015

Saling Ejek, Sesama Buruh Bentrok

M. Sjahbana Sjams | Kamis, 06-11-2014 | 14:58 WIB

Bogor - Aksi saling ejek antar sesama buruh saat unjuk rasa menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) 2015 berujung ricuh. Bentrok antarburuh terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/11/2014).

Buruh yang terdiri dari dua gelombang massa yakni buruh Garmen bergerak menuju gedung DPRD sedangkan buruh dari presedium atau industri metal mengarah ke Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Kedua gelombang massa buruh ini berebut untuk masuk kedalam komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Petugas polisi mengarahkan agar masuk secara bergantian, dengan mempersilahkan buruh dari Garmen untuk masuk.

Saat akan masuk, antarburuh Garmen dan Presedium terlibat saling ejek, hingga mengundang emosi buruh yang lainnya. Aksi dorong mendorongpun tidak terelakkan, buruh terlibat bentrok antarsesama buruh.

Beruntung petugas kepolisian bergerak cepat melerai kedua kubu. Namun aksi lanjutan kembali terjadi di depan gerbang Lapangan Tegar Beriman. Sampai akhirnya Kapolres Bogor AKBP Sonny Mulvianto Utomo, Wakapolres Kompol Zulkarnaen turun langsung melerai massa yang terlibat bentrok.

Untuk mengantisipasi bentrok lanjutan, petugas kepolisian mengawal kedua kubu buruh saat masuk ke dalam kawasan Tegar Beriman sesuai tujuan masing-masing yakni gedung dewan dan Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kepolisian mengerahkan sekitar 500 personel untuk mengawal aksi buruh dalam menuntut UMK 2015.

Bentrok antarburuh sempat membuat situasi mencekam, terlebih saat aksi terjadi sedang berlangsung kegiatan manasik haji murid Taman Kanak-Kanak di Lapangan Tegar Beriman. Aksi menuntut UMK 2015 merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya aksi dimulai Kamis (30/10) lalu.

Buruh kembali turun melakukan unjuk rasa Rabu (5/11) mulai dari pagi hingga pukul 23.00 WIB. Mereka mendesak Dewan Pengupahan untuk segera merealisasikan tuntutan yakni kenaikan UMK 2015 menjadi Rp3.750.000.

Dalam tuntutannya buruh juga meminta peningkatan kualitas Komponen Hidup Layak (KLH) seperti buruh wanita meminta tambahan upah untuk keperluan kosmetik dan ke salon. Sedangkan buruh pria meminta anggaran sebesar Rp300.000 setiap bulan untuk nonton di bioskop.

Hingga berita ini diturunkan, para buruh masih bertahan di depan Kantor Tegar Beriman dan depan Gedung DPRD. (ant/bim)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Covesia.com - Vocalis Rolling Stones, Mick Jagger, kembali jadi ayah untuk kedelapan kalinya, Kamis waktu setempat, ketika pacarnya penari balet...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring