BMKG: Gempabumi Mentawai Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

Primadoni | Jumat, 21-04-2017 | 14:04 WIB
BMKG: Gempabumi Mentawai Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
Ilustrasi Lokasi Kordinat posisi gempa yang terjadi Jumat (21/4/2017) pada pukul 11.00.28 Wib (Foto: BMKG)

Covesia.com - Gempabumi tektonik mengguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (21/2/2017). Dari hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 11.00.28 WIB dengan kekuatan M5,1 dengan episenter terletak pada koordinat 2,12 LS dan 99,61 BT, tepatnya di daratan Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai pada kedalaman hiposenter 42 kilometer (updated parameter).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, M. Riyadi, Jumat (21/4/2017) menyebutkan, efek gempabumi yang didasarkan oleh Peta Tingkat Guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa wilayah terdampak gempabumi tersebut antara lain: Mentawai yang merasakan guncangan yang dirasakan pada skala intensitas II SIG BMKG (IV MMI). Berdasarkan laporan sementara di Padang dan Pariaman guncangan dirasakan pada skala intensitas I SIG BMKG (II MMI), ujarnya

Ia menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia dengan hiposenter terletak di Zona megathrust.

"Karena hiposenter berada di kedalaman 42 kilometer maka gempabumi ini disebut sebagai gempabumi dangkal, sehingga wajar jika guncangan gempabumi ini dirasakan cukup kuat di Kepulauan Mentawai dan sekitarnya," jelasnya seperti rillis yang diterima covesia.com

Riyadi menambahkan meskipun gempabumi memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault) akan tetapi kerena kekuatan gempabumi relatif kecil M5,1 maka tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Bacajuga: Gempa 5,3 SR Guncang Sumbar, Tak Berpotensi Tsunami

Ia berharap masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di Kepulauan Mentawai dan Sumatera Barat, dihimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab karena gempabumi ini tidak berpotensi tsunami, tegasnya

(*/don)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Yoko Ono Meminta Paksa Merek 'John Lemon' Diganti

Yoko Ono Meminta Paksa Merek 'John Lemon' Diganti

Covesia.com - Ketika Yoko Ono mendengar perusahaan Polandia membuat minuman baru dengan nama 'John Lemon', janda musisi John Lennon tersebut,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring