Tragedi Penembakan di Lubuklinggau, IPW: Tindakan Brigadir K Bentuk Ketegasan Aparat

Jhon Rico | Kamis, 20-04-2017 | 12:18 WIB
Tragedi Penembakan di Lubuklinggau, IPW: Tindakan Brigadir K Bentuk Ketegasan Aparat
Neta S Pane (Antara)

Covesia.com - Indonesian Police Watch (IPW) berharap elit Polri dan publik bisa bijak melihat peristiwa kasus penembakan mobil di Lubuklinggau Sumatera Selatan.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane menjelaskan, Brigadir K pelaku penembakan di Lubuklinggau Sumsel sudah diperiksa propam. Namun Ind Police Watch (IPW) berharap elit Polri dan publik bisa bijak melihat peristiwa penembakan itu.

"Sehingga Brigadir K cukup diingatkan dan tidak perlu dikenakan sanksi karena apa yg dilakukannya adalah bentuk ketegasan seorang aparat kepolisian di lapangan dalam menghadapi situasi yang ada," kata Neta dalam keterangan tertulisnya kepada Covesia di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Menurut Pane, tindakan tegas memang harus dilakukan polisi terhadap anggota masyarakat yang melakukan pelanggaran atau membahayakan orang lain. Apalagi saat itu korban yang mengendarai mobil tersebut menerobos razia polisi, kabur dan menghindar dari kejaran polisi, sehingga patut dicurigai pengendara itu sebagai pelaku kejahatan.

Tentunya polisi tidak mau ambil risiko. Jika pengendara itu tidak bersalah kenapa dia menerobos razia dan menghindar dari kejaran polisi. Jadi tembakan yg dilepaskan Brigadir K itu sebagai sebuah tindakan tegas agar pengendara itu tidak membahayakan orang lain.

Hanya memang, Neta menanggap bahwa dalam proses penembakan itu perlu ditelusuri apakah penembakan itu sdh sesuai SOP atau belum. Artinya sebelum melepaskan tembakan ke sasaran, apakah polisi tersebut sudah memberikan tembakan peringatan ke udara.

"Jika sudah dan pengendara tetap melarikan diri, penembakan yang dilakukan polisi itu sebuah langkah yang tepat meskipun ada korban tewas," tandas dia.

Menurut dia, aparat kepolisian harus bertindak profesional, proporsional dan tegas agar anggota masyarakat terlindungi dari pelaku kejahatan. "Sebagai anggota polisi di lapangan, wajar jika Brigadir K mencurigai pengendara itu sebagai kelompok tertentu kejahatan," kata dia.

(jon/lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kriminal

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Tim Film Masjid Salman ITB Siapkan Pembuatan Film Iqro II di Paris

Tim Film Masjid Salman ITB Siapkan Pembuatan Film Iqro II di Paris

Covesia.com - Tim Film Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) atau Tim Iqro melakukan survei guna menyiapkan pembuatan film Iqro II di Paris,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring