Taslim: Penembakan Mobil Amien Rais Motif Politik

| Kamis, 06-11-2014 | 11:52 WIB
Taslim: Penembakan Mobil Amien Rais Motif Politik
dok.pribadi

Padang - Politisi PAN Taslim Chaniago menilai penembakan mobil Toyota Harrier milik tokoh reformasi Amien Rais bukan kasus kriminal biasa tetapi ada motof politik yang terselubung dibelakangnya.

"Saya sangat yakin ini bukan suatu kriminal biasa, logikanya tak mungkin seorang Amien Rais punya musuh, ini sudah dipastikan ada motif politiknya," tegas mantan Aggota Komisi III DPR-RI dari Sumatera Barat ini, kepada Covesia.com, Kamis (06/11/2014).

Menurut dia, upaya-upaya kriminilisasi dengan motif politik ini sangat memberikan dampak yang buruk terhadap persatuan bangsa."Ini sudah sangat memperburuk citra negara kita, sudah terjadi anomali demokrasi yang dicita-citakan oleh bangsa ini,"jelasnya.

Meskipun tidak terdapat korban jiwa, Menurut Taslim, polisi harus bisa mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya. "Polisi jangan memandang ini kriminal biasa, karena ini motif politik yang terselubung,"jelasnya.

Seperti diketahui Toyota Harrier milik Amien Rais ditembak pria misterius, Kamis malam jam 02.00 WIB oleh pria tak dikenal yang tengah terparkir di rumahnya di Yogyakarta. Akibatnya kaca bagian belakang pecah.(lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Teror Untuk Amien Rais

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Covesia.com - Dunia hiburan sempat dihebohkan dengan berita perceraian artis cantik Angelina Jolie dengan aktor tampa Brad Pit beberapa waktu lalu....

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring