Sempat Memanas, Massa KMSS Tuntut Surat Edaran Gubernur Sumbar Dicabut

Primadoni | Senin, 20-03-2017 | 16:05 WIB
Sempat Memanas, Massa KMSS Tuntut Surat Edaran Gubernur Sumbar Dicabut
Aksi massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat (KMSS) di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin (20/3/2017) (Foto: Covesia/ Primadoni/ 17)

Covesia.com - Sekitar puluhan masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat (KMSS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (20/3/2017) terkait penyampaian tuntutan agar Surat Edaran Gubernur tentang percepatan tanam padi segera dicabut.

Koordinator Aksi KMSS Ali Padri, Senin mengatakan kedatangan mereka ke Kantor Gubernur tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat petani yang resah dengan Surat Edaran Gubernur itu. Dan meminta agar Gubernur Sumbar segera mencabut aturan tersebut, ujarnya

Ada dua hal tuntutan yang disampaikan KMSS, yaitu Gubernur segera mencabut Surat Edaran No.521.1/1984/Distanhorbun/2017/ dan No.521.1/2088/Distanhorbun/2017 tentang Dukungan Gerakan Percepatan Tanam Padi.

Tuntutan selanjutnya, yakni melakukan pemulihan, dan peningkatan infrastruktur pertanian, subsidi kebutuhan tani dan bantuan pendanaan yang memadai, dan jaminan harga pasar hasil pertanian. Sesuai UU No.19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemerdayaan Petani.

Menurut pantauan covesia dilapangan, ketika massa dari KMSS mendatangi Kantor Gubernur namun Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tidak berada di tempat. Tapi aspirasi massa itu diterima oleh Kepala Dinas Satpol PP,Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar Candra serta Kepala Biro Setdprov Sumbar.

Aksi tersebut juga sempat memanas. Hal itu dikarenakan KMSS menolak untuk berdiskusi dan bersikeras harus bertemu dengan Gubernur Irwan Prayitno. Namun adu mulut masih saja terjadi antara Kepala Satpol PP Zul Aliman dengan massa KMSS yang berkeinginan memasang spanduk bertuliskan cabut SE gubernur di pasang di Kantor Gubernur. Ketegangan mereda setelah aparat kepolisian menengahi. Spanduk tetap dipasang, namun hanya di pagar Kantor Gubernur Sumbar dan juga bersepakat pertemuan mereka akan difasilitasi dengan Gubernur dalam waktu dekat.

Kemudian Ali Padri menegaskan, jika Surat Edaran itu tidak dicabut mereka akan menempuh jalur hukum.

"Kita sudah mengadakan orasi dan aksi di sini, jika bapak Gubernur tidak mau mencabutnya, maka kami yang akan mencabutnya", tegas Ali Padri

(don)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Album Terbaru G-Dragon Puncaki Tangga Musik Billboard Dua Minggu Berturut

Album Terbaru G-Dragon Puncaki Tangga Musik Billboard Dua Minggu Berturut

Covesia.com - Album terbaru milik leader boy band BIGBANG, G-Dragon (GD), Kwon Ji Yong, menduduki puncak tangga musik Billboard kategori World Albums...

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring