Saat Karen Amstrong Bicara Tentang Tuhan dan Agama

Alif Ahmad | Minggu, 19-03-2017 | 11:28 WIB
Saat Karen Amstrong Bicara Tentang Tuhan dan Agama
Karen Amstrong (Istimewa)

Covesia.com - Usianya tidak muda lagi karena November 2017 akan berusia 73, tapi semangat wanita yang di masa kecil menderita epilepsi itu tetap penuh semangat. Bahkan, ia dalam aktivitas sehari-hari mengunakan transportasi umum, seperti kereta api bawah tanah yang di Inggris dikenal dengan sebutanundergroundatautube.

Dalam berbicara pun ia cukup tegas dan menyampaikan dengan bahasa yang lugas serta tidak ingin dipotong karena berkeinginan orang mengerti apa yang akan disampaikannya. Itulah Karen Amstrong.

"Saya senang bisa berjumpa beliau, Sudah lama saya tidak punya lawan berdiskusi yang tangguh," ujar aktivitis dan feminis Hana S. Satryo kepada ANTARA News di London, usai acara makan siang sambil berdiskusi dengan penulis kawakan Karen Amstrong, yang di Indonesia banyak bukunya diterjemahkan oleh Penerbit Mizan.

Dalam rangkaian keikutsertaan Indonesia dalam Pameran Buku di London (London Book Fair), Penerbit Mizan secara khusus mengundang Karen Amstrong untuk berdiskusi mengenai bukunyaFields of Bloodbersama penulis dari Indonesia Haidar Bagir, yang bukunya mengenai IslamThe Faith of Love and Happinessdalam bahasa Inggris, juga baru diluncurkan di London.

Karen Amstrong tetap produktif menulis. Ia menghasilkan beberapa buku, seperti kisah tentang Nabi Muhammad SAW berjudulMuhammad a Prophet for Our Time,yang juga telah diterjemahkan dan dicetak ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Mizan.

Sepertinya Karen Amstrong merasa cemas melihat betapa besar kebencian terhadap Nabi Muhammad dan Islam yang ditunjukkan di Barat, bahkan di kalangan orang yang sangat liberal.

Perempuan yang lahir pada 14 November 1944 tersebut ingin memperkenalkan Islam kepada masyarakat Barat, terutama Eropa, dan dia merasa tak ada cara yang lebih baik untuk memulainya selain dengan memperkenalkan kisah kehidupan Nabi Muhammad.

Buku yang ditulis wanita kelahiran Irlandia umumnya mengenai pencariannya kepada Tuhan terlihat dari karya yang ditulis tentang agama Islam, Yahudi, Kristen dan Budha yang mengawali pencariannya itu dengan menjadi seorang biarawati dari Ordo Society of the Holy Child Jesus.

Karen menulis tentang sejarah Islam yang berjudulIslam: a Short History,he Battle for God: Fundamentalism in Judaism, Christianity and Islamyang juga telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Mizan dengan judulBerperang Demi Tuhan.Selain itu, ia juga menulis tentang Buddha yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, dan diterbitkan oleh Bentangnext

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Ragam

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Sosok Eko DJ di Mata Sang Sahabat Tukul Arwana

Sosok Eko DJ di Mata Sang Sahabat Tukul Arwana

Covesia.com - Kepergian pelawak Eko DJ membawa rasa duka bagi tidak sedikit komedian, termasuk Tukul Arwana.Tukul melihat Eko DJ sebagai komedian...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring