TBS Sawit Dibeli Murah, DPRD Mukomuko Geram

| Kamis, 06-11-2014 | 08:33 WIB

Mukomuko - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, akan memanggil semua perusahaan pengolahan hasil perkebunan yang membeli tandan buah segar kelapa sawit petani dengan harga tidak sesuai dengan yang ditetapkan."Secepatnya kami akan memanggil semua perusahaan itu. Setelah selesai semua pembahasan RAPBD 2015," kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko Badrun Hasani di Mukomuko, Kamis (6/11/2014).

Lembaga itu, katanya, akan mempertanyakan alasan perusahaan membeli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani di bawah harga yang ditetapkan tim dinas perkebunan setempat, yakni sebesar Rp1.312 per kilogram. Karena, lanjutnya, harga TBS kelapa sawit di tingkat pabrik kelapa sawit di daerah itu termasuk paling rendah dibandingkan daerah lain. Selain itu, lanjutnya, sejauhmana bentuk kerja sama perusahaan dengan petani dan kontribusinya untuk meningkatkan produksi petani di daerah itu. "Setahu kami sampai sekarang belum ada kontribusi perusahaan selain membeli TBS kelapa sawit terhadap petani," ujarnya lagi.

Terkait dengan rapat membahas harga TBS kelapa sawit antara ikatan petani sawit mandiri, perwakilan perusahaan, dan pemerintah setempat, ia mengatakan, pihaknya kecewa karena tidak dilibatkan dalam rapat dengan kelompok petani yang menuntut kenaikan harga TBS kelapa sawit. "Kami kecewa tidak dilibatkan saat rapat itu. Padahal bidang di komisi ini berkaitan dengan masalah petani tersebut," ujarnya.

Menurutnya, jika lembaga itu dilibatkan saat rapat tersebut maka untuk selanjutnya lembaga tidak perlu lagi memanggil pabrik kelapa sawit saat ada keluhan dari petani. Karena, lanjutnya, lembaga sudah mengetahuinya dari hasil kesimpulan rapat dengan pabrik kelapa sawit di daerah itu. "Kalau sekarang bisa kerja dua kali. Setelah pertemuan dengan pemerintah setempat, selanjutnya lembaga ini yang memanggil pihak pabrik tersebut," ujarnya.Kendati demikian, katanya, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga TBS kelapa sawit agar tidak dipermainkan oleh pihak perusahaan.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko Wahyu Hidayat mengatakan kesimpulan rapat itu IPSM mengusulkan pembentukan tim kecil dari daerah itu yang bertugas mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai harga TBS sawit sebelum ditetapkan oleh tim penetapan harga TBS kelapa sawit provinsi setempat.

Karena, lanjutnya, IPSM melihat selama ini harga TBS kelapa sawit rendah karena dari 10 pabrik kelapa sawit di daerah itu hanya dua hingga tiga pabrik yang menyerahkan data ke tim penetapan harga TBS kelapa sawit. Selain itu, lanjutnya, sedikitnya keterwakilan pabrik kelapa sawit saat rapat penetapan harga TBS kelapa sawit di Kota Bengkulu. Hasil kesimpulan rapat selanjutnya, katanya, ada usulan dari IPSM agar pabrik memberikan pembinaan kepada petani agar produksi TBS kelapa sawit meningkat. (ant/cal)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Ancol Masih Jadi Pilihan Tempat Liburan Lebaran Warga Jakarta

Ancol Masih Jadi Pilihan Tempat Liburan Lebaran Warga Jakarta

Covesia.com- Taman Impian Jaya Ancol masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi warga Jakarta yang ingin menikmati libur Lebaran.Corporate...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring