Pondok Pesantren Darul Hadits Bantah Guru dan Santrinya yang Dideportasi Malaysia Terlibat Teroris

Alif Ahmad | Rabu, 11-01-2017 | 22:12 WIB
Pondok Pesantren Darul Hadits Bantah Guru dan Santrinya yang Dideportasi Malaysia Terlibat Teroris
Ilustrasi

Covesia.com - Pondok Pesantren Darul Hadits di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membantah keterkaitan dengan organisasi teroris menyusul dideportasinya enam orang guru dan dua santri saat akan memasuki Singapura.

Salah seorang guru di Pondok Pesantren Darul Hadits, Abu Abdil Halim dikonfirmasi dari Bukittinggi, Rabu, bahwa pesantrennya hanya mengajarkan santri menghafal Alquran.

"Tidak ada kaitan dengan terorisme. Ditemukannya foto yang berhubungan dengan ISIS dan menjadi alasan pendeportasian itu karena ketidaksengajaan kiriman karena bergabung di media sosial sehingga tersimpan otomatis di telepon genggam," kata Abdu Abdil.

Ia menerangkan delapan orang itu berangkat ke Singapuran untuk keperluan pengobatan salah seorang guru berinisial REH (36) dan keperluan memperdalam pendidikan agama.

Kepala Kepolisian Sektor Tilatang Kamang AKP Ali Umar mengaku telah meminta keterangan pondok pesantrren ini setelah menerima informasi pendeportasian itu.

"Informasi sementara tidak ada kaitan dengan terorisme. Adanya foto terkait teroris itu kemungkinan karena ketidaksengajaan dari bergabung di media sosial," katanya.

(ant/lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kriminal

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Album "Thriller" Michael Jackson dengan Penjualan Terbesar Sepanjang Sejarah

Album "Thriller" Michael Jackson dengan Penjualan Terbesar Sepanjang Sejarah

Covesia.com - Album "Thriller" Michael Jackson, album dengan penjualan terbesar sepanjang sejarah, kembali menorehkan prestasi dengan mencatatkan...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Wiranto Usulkan Pembentukan Satgas Proapo untuk Tangkal Berita Hoax

Covesia.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengusulkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas)...

Website Monitoring