Dinilai Tak Penuhi Unsur Makar, Kapolri Diminta SP3 Kasus Rachmawati Cs

Alif Ahmad | Rabu, 11-01-2017 | 10:06 WIB
Dinilai Tak Penuhi Unsur Makar, Kapolri Diminta SP3 Kasus Rachmawati Cs
Rachmawati Soekarno Putri

Covesia.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon berpendapat tidak ada terpenuhi unsur makar pada kasus dugaan makar terhadap Rachmawati Soekarno Putri dan kawan-kawan yang ditangkap menjelang aksi damai tanggal 1 Desember 2016. Ia juga akan minta Presiden, Kapolri dan Kapolda untuk menutup perkara ini (SP3).

"Saya berpendapat tidak ada terpenuhi unsur makar disitu, dan ini pasal yang seharusnya betul-betul dibuat dengan hati-hati dan harus juga diperhatikan dengan hati-hati tidak sembarangan. Kalau tidak ini akan membuat demokrasi kita terancam, karena negara kita bukan negarapolistate", kata Fadli yang dilansir covesia.com dari dpr.go.id, Rabu (11/1/2017).

Kemudian, sebagai Pimpinan DPR RI seperti halnya menerima audiensi dari masyarakat lainnya, ia akan segera meneruskan apa yang disampaikan Rachmawati dan kawan-kawan yaitu menutup perkara ini kepada Presiden, Kapolri dan Kapolda.

"Saya kira ini harus ada satu langkah, perkara ini ditutup. Dan permintaan daripada Bapak-bapak dan Ibu-ibu akan segera kami sampaikan kepada Presiden dan juga kepada Kapolri, Kapolda agar masalah ini tidak berlarut-larut dan energi kita sebagai bangsa juga tidak tersedot oleh perkara yang sebetulnya omong kosong, kalau tidak ada bukti-bukti yang kuat," papar politisi dari Gerindra ini.

Menurutnya, apa yang disampaikan Rachmawati dan para kuasa hukum jelas sekali bukti-bukti masih sangat sumir dan bahkan dalam persoalan diksi, etimologi kata makar saja orang bisa berbeda enterpretasi.

"Masa orang berniat bisa dikatakan makar, saya kira apa yang disampaikan Ibu Rachmawati tadi disampaikan oleh hati beliau apa yang terjadi di peristiwa tahun 1965 dan sebagainya dimana ada kekerasan fisik, senjata, itu jelas makar. Disini senjatanya mana, tidak ada senjata, ini penyampaian aspirasi bahkan penyampaian aspirasinya ke tempat yang tepat yaitu ke MPR, ke DPR dan sebagainya yang merupakan rumah rakyat yang dijamin konstitusi," jelasnya.

(lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Disangka Makar

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Covesia.com - Dunia hiburan sempat dihebohkan dengan berita perceraian artis cantik Angelina Jolie dengan aktor tampa Brad Pit beberapa waktu lalu....

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring