Puluhan Ekor Sapi di Kupang Mati Secara Misterius, Peternak Resah

Rudrik Syaputra | Sabtu, 07-01-2017 | 14:48 WIB
Puluhan Ekor Sapi di Kupang Mati Secara Misterius, Peternak Resah
Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Sebanyak 40 ekor sapi milik peternak di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mati secara misterius menyebabkan peternak mengalami kerugian ratusan juta.

"Sudah 40-an ekor sapi milik masyarakat di Kecamatan Amfoang Timur, mati tanpa diketahui penyebabnya, sehingga menimbulkan keresahan para peternak," kata anggota DPRD Kabupaten Kupang, Ferdinandus Lafu Daos di Kupang, dilansir Covesia dari Antara, Sabtu (7/1/2017).

Matinya puluhan ekor sapi itu berlangsung sejak bulan November hingga awal Desember 2016 lalu.

"Matinya puluhan ekor ternak sapi itu terjadi secara misterius. Ada sapi milik warga ditemukan sudah dalam keadaan mati di padang serta hutan di kawasan pegunungan Amfoang Timur. Belum diketahui secara persis penyakit apa yang menyerang ternak sapi milik warga Amfoang Timur ini," katanya.

Kasus itu disampaikan warga ketika dirinya melakukan reses sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang ke Kecamatan Amfoang Timur, 23 Desember 2016 lalu.

Menurut anggota DPRD dari Partai Nasdem ini, peternak Sapi di Amfoang Timur yang berbatasan langsung dengan daerah Oecusse, Timor Leste ini mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat matinya puluhan ekor sapi itu.

"Ada peternak yang mengalami kerugian hingga Rp20 juta karena sapi yang mati sebanyak tiga ekor sekaligus,"ujarnya.

Menurut dia, Kecamatan Amfoang Timur merupakan daerah penghasil ternak terbesar untuk Kabupaten Kupang, namun tidak memiliki tenaga dokter hewan yang bertugas di daerah ini.

"Para peternak Sapi di Amfoang Timur mengalami kendala dalam menangani penyakit hewan, karena ketiadaan dokter hewan yang bisa membantu peternak dalam mengidentifikasi jenis penyakit hewan yang terjadi di daerah ini," ujarnya.

Ia mengharapkan, pemerintah Kabupaten Kupang menempatkan petugas kesehatan hewan di daerah ini untuk menangani penyakit hewan agar tidak meluas seperti terjadi saat ini.

(ant/rdk)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Nusantara

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Innalillahi, Oon Project Pop Tutup Usia

Innalillahi, Oon Project Pop Tutup Usia

Covesia.com - Mochamad Fachroni, personel grup Project Pop yang dikenal dengan nama Oon, meninggal dunia pada Jumat, setelah lama menderita...

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring