Calon Kepala BIN Harus Punya Kompetensi

| Rabu, 05-11-2014 | 17:19 WIB

Jakarta - Calon Kepala Badan Intelijen Negara harus memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang baik dalam dunia intelijen. Kriteria itu mengingat ancaman dunia intelijen Indonesia bersifat asimetris terutama dari dunia maya.

"Pertimbangan kami walaupun politis tetapi kami menginginkan Kepala BIN memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak (dalam dunia intelijen) sebagai masukan berharga untuk presiden," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya di Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Tantowi mengatakan Komisi I DPR mendukung "cyber inteligent" dengan kemampuan yang memadai dari BIN dengan tetap bersinergi dengan kementerian terkait. "BIN harus sebagai sistem peringatan dini, bisa memainkan peran lebih lincah dari ancaman dunia maya," ujarnya.

Dia menilai ada beberapa nama yang beredar untuk menjadi Kepala BIN seperti Sutiyoso, Sjafrie Sjamsoeddin, dan TB Hasanuddin. Namun siapapun yang menjadi Kepala BIN, diharapkan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan DPR.

Selain itu Tantowi mengatakan penetapan Kepala BIN merupakan wewenang presiden namun sesuai Undang-Undang Intelijen disebutkan bahwa penetapan Kepala BIN harus melalui pertimbangan DPR yaitu Komisi I.

Pertimbangan Komisi I DPR itu menurut dia bukan dengan proses uji kelayakan dan kepatutan namun hanya pertimbangan, dan presiden berhak menerima atau menolak pertimbangan tersebut.

"Prosesnya sama dengan penetapan duta besar, namun berbeda dengan pemilihan Komisi Penyiaran Indonesia dan Komisi Informasi Publik yaitu ditentukan DPR," katanya.

Sebelumnya Menteri Koordinasi Bidang Politik Hukum dan HAM Tedjo Edhy Purdjianto mengatakan Presiden Joko Widodo sangat memperhatikan rekam jejak calon Kepala BIN dan Jaksa Agung.

Menurut Tedjo, pertimbangan kompetensi sangat diinginkan Presiden Jokowi karena selama ini informasi intelijen yang sampai ke presiden dinilai tidak akurat. Selain itu, Presiden Jokowi menginginkan BIN dapat bekerja sama dan berkoordinasi lebih baik lagi dengan lembaga intelijen lainnya. (ant/bim)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Covesia.com - Aktor Christian Sugiono sejak 2012 lalu mendirikan media online yang menyajikan video selain artikel, MBDC.Lima tahun mengurus platform...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring