Mutilasi TKW Hongkong

Polisi Akan Ambil Sampel DNA Keluarga

| Rabu, 05-11-2014 | 12:53 WIB

Jakarta - Kepolisian akan mengambil sampel DNA dari dua WNI yang dimutilasi di Hongkong untuk kepentingan identifikasi.

Karo Penmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta,Rabu (5/11/2014) mengatakan kepolisian dari Polda Jawa Tengah sedang menuju ke Cilacap, Jawa Tengah untuk mendapatkan sampel DNA keluarga Sumarti Ningsih. Sedangkan tim lainnya menuju ke Muna,Sulawesi Tenggara guna memperoleh sampel DNA keluarga Seneng Mujiasih.

"Kita membantu dalam mendapatkan data ante mortem keluarga kedua korban," katanya.

Kepolisian menargetkan sampel DNA kedua keluarga korban bisa didapatkan maksimal Jumat (7/11/2014) sehingga selanjutnya langsung bisa dikirimkan ke Hong Kong.

Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena menjadi korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang bankir asal Inggris, Rurik George Caton Jutting (29).

Jenazah Sumarti Ningsih ditemukan dengan kondisi terpotong-potong dalam sebuah koper di balkon lantai 31 apartemen milik Rurik Jutting di Distrik Wan Chai, Hongkong, Sabtu (1/11). Sementara jasad rekannya, Seneng Mujiasih alias Jesse Lorena ditemukan di ruang tamu apartemen tersebut. (ant/ary)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Pembunuhan WNI di Hongkong

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Covesia.com - Lebih dari sepekan mengaku kelelahan karena "krisis spiritual", rapper Kanye West masih terbaring di sebuah rumah sakit di Los Angeles...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring