Kemenlu Pastikan Kawal Kasus Mutilasi TKI di Hongkong

| Rabu, 05-11-2014 | 10:34 WIB
Kemenlu Pastikan Kawal Kasus Mutilasi TKI di Hongkong
Foto: Antara

Cilacap - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong siap mengawal kasus tenaga kerja wanita asal Cilacap, Sumarti Ningsih (23), yang menjadi korban mutilasi.

"Kedatangan kami ke sini untuk mendengar permintaan dari keluarga korban. Tentu saja, Kemenlu melalui KBRI di Hongkong akan mengawal kasus ini," kata staf Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kemenlu Tumirin, di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (05/11/2014).

Tumirin mengatakan hal itu kepada wartawan saat mengunjungi rumah keluarga almarhumah Sumarti Ningsih di Grumbul Banaran RT 02 RW 05, Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap.

Menurut dia, orang tua korban meminta agar jasad Sumarti Ningsih dipulangkan ke Gandrungmangu dan pembunuhnya dihukum seberat-beratnya.

"Kami akan menindaklanjuti permintaan keluarga, terutama pemulangan jenazahnya tetapi harus melalui proses. Apalagi saat ini tengah dalam proses hukum," katanya.

Kendati demikian, dia memastikan bahwa KJRI di Hong Kong akan mengawal proses hukum atas kasus pembunuhan sadis tersebut sebagai bentuk perlindungan negara terhadap buruh migran di luar negeri. (ant/lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Pembunuhan WNI di Hongkong

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Curhatan Pilu Ibu Kandung Zahara Putri Adopsi Angelina Jolie-Brad Pitt dari Ethiopia

Covesia.com - Dunia hiburan sempat dihebohkan dengan berita perceraian artis cantik Angelina Jolie dengan aktor tampa Brad Pit beberapa waktu lalu....

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring