Gula Impor Lebih Laris Dijual di Palu

| Rabu, 05-11-2014 | 09:39 WIB
Gula Impor Lebih Laris Dijual di Palu
Gula Pasir, Rabu (5/11/2014). (Muhammad Fitrah/covesia.com)

Palu - Kepala Bulog Sulawesi Tengah Mar'uf mengatakan gula impor yang dijual Bulog di Palu lebih laris dibandingkan produksi dalam negeri.

"Mungkin karena warnanya lebih putih dan tampak lebih bersih dari gula dalam negeri," katanya di Palu, Rabu (5/11/2014).

Gula produksi dalam negeri yang dijual di Palu dan sekitarnya berasal berbagai pabrik di Jawa Timur, Makassar dan Gorontalo, tampak agak kekuning-kuningan namun sangat manis.

Bulog Sulteng dalam dua pekan terakhir ini gencar menjual gula pasir baik impor maupun produksi dalam negeri dan sudah menghabiskan sekitar 60 ton. Beberapa waktu lalu, pihaknya mendapat pasokan gula impor dan dalam negeri dari Bulog Pusat masing-masing 600 ton.

Harga gula dijual Bulog kepada konsumen rata-rata Rp9.500,00/kg atau jauh di bawah harga pasaran yang mencapai Rp12.000,00/kg. Pasokan gula tersebut didistribusikan ke seluruh Sub Bulog yang di kabupaten dan kota di Sulteng. (ant)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

ISL 2014

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Tim Film Masjid Salman ITB Siapkan Pembuatan Film Iqro II di Paris

Tim Film Masjid Salman ITB Siapkan Pembuatan Film Iqro II di Paris

Covesia.com - Tim Film Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) atau Tim Iqro melakukan survei guna menyiapkan pembuatan film Iqro II di Paris,...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring