Pertamina Bantu Budidaya Jamur dan Lepas 5.000 Tukik di Pariaman

Andri Mardiansyah | Rabu, 31-08-2016 | 11:19 WIB
Pertamina Bantu Budidaya Jamur dan Lepas 5.000 Tukik di Pariaman
Pelepasan 5.000 tukik oleh Pertamina di pantai Kota Pariaman. (Covesia Foto/ primadoni/ 16)

Covesia.com - Pertamina mendukung warga untuk membudidayakan jamur tiram untuk meningkatkan potensi ekonomi masyarakat di Padang Pariaman.

Melalui program CSR & SMEPP, Pertamina memberikan bantuan bibit jamur tiram siap panen kepada kelompok usaha LPHN Sungai Buluh yang diserahkan langsung oleh Operation Head Depot Pengisian Pesawat Udara, Ridwan dan Marketing Manager Branch Sumbar-Riau, Ardyan Adhitia bersama Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni.

Pemberian bibit jamur tiram siap panen merupakan bentuk dukungan terhadap kelompok usaha kecil dan menengah guna pemberdayaan kepada masyarakat di Sungai Buluh.

Pertamina sejak tahun 2015 menggandeng masyarakat lokal yang sebagian besar bekerja sebagai petani diketuai oleh A.Dt. Rajo Batuah. Dari bantuan tersebut, kelompok petani dapat menjual jamur tiram senilai 25.000/kg dengan pendapatan kotor senilai Rp.1.500.000 per bulan.

Pada kesempatan yang sama, Ridwan juga menyatakan bahwa melalui program CSR ini Pertamina ingin mengembangkan potensi ekonomi masyarakat lokal.

"Bantuan bibit jamur merupakan upaya Pertamina dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan potensi kelompok usaha kecil dan menengah di Sungai Buluh", ungkap Ridwan, Rabu (31/8).

Jamur tiram produksi Sungai Buluh tidak hanya dimanfaatkan untuk bahan pangan masyarakat sekitar, namun juga produksinya dapat diolah menjadi makanan ringan seperti nuget, kue bawang dan jamur krispi.

Saat ini olahan jamur tiram yang diproduksi telah dipasarkan hingga Kota Pariaman. Total bantuan senilai Rp74.700.000 (tujuh puluh empat juta tujuh ratus ribu rupiah) berupa bantuan bibit jamur tiram siap panen diserahkan kepada Anggota LPHN.

Selain itu, Pertamina juga mendukung konservasi penyu dengan memberikan bantuan shelter kolam I penetasan penyu kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas Konservasi Penyu Kota Pariaman dan pelepasan anak penyu (tukik) di Pantai Pariaman.

Penyu merupakan salah satu biota khas yang habitatnya berada di pesisir Pariaman. Bahkan kehadiran konservasi penyu menjadi salah satu objek wisata hayati dan pusat penelitian di kawasan ekowisata pendidikan di Kota Pariaman.

Bantuan penambahan shelter kolam I konservasi penyu secara simbolis diberikan oleh Marketing Manager Branch Sumbar-Riau, Ardyan Adhitia dan Operation Head Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) MIA, Ridwan bersama Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar kepada Kepala UPTD. Konservasi Penyu Kota Pariaman, Citrha Aditurnext

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Nusantara

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Aktor Inggris Roger Moore 'James Bond' Tutup Usia

Aktor Inggris Roger Moore 'James Bond' Tutup Usia

Covesia.com - Aktor Inggris Roger Moore, yang meraih ketenaran internasional berkat perannya sebagai agen rahasia James Bond, meninggal pada usia 89,...

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring