Curi Ikan, Polisi Amankan Kapal Berbendera Malaysia

| Selasa, 04-11-2014 | 17:10 WIB

Pekanbaru - Aparat Kepolisian Perairan Resor Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mengamankan satu kapal cepat (speedboat) berbendera Malaysia yang diawaki oleh dua orang warga Indonesia diduga melakukan aktivitas pencurian ikan (illegal fishing).

"Kapal itu kami amankan saat melintasi wilayah perbatasan perairan di sekitar Teluk Ondan, Kecamatan Bantan, Bengkalis," kata Kepala Polisi Resor (Kapolres) Bengkalis Ajun Komisaris Besar Andry Wibowo kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima, Selasa siang.

Ia mengatakan mendapat informasi itu kemarin siang dari Kepala Satuan Polisi Perairan Bengkalis, Ajun Komisaris Angga F Herlambang.

"Penangkapan speedboat bernomor lambung 5974 tersebut dilakukan pada Senin (3/11) pagi," kata AKP Angga F Herlambang.

Diduga melakukan pencurian ikan karena kapal cepat berbendera Malaysia itu melampaui batas laut, katanya.
Dia mengatakan, anggota juga menemukan sejumlah perangkat atau alat penangkapan ikan seperti jaring dan lainnya di badan kapal tersebut.

Modus illegal fishing ini menurut dia cukup unik mengingat kapal tersebut dinakhodai oleh warga negara Indonesia.

"Namun setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pemilik speedboat itu adalah pengusaha Malaysia. Namun pandainya, pengusaha itu menggunakan jasa nelayan WNI," katanya. (ant/lif)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Christian Sugiono Bagi Tips Bikin Video Online yang Ramah Ditonton

Covesia.com - Aktor Christian Sugiono sejak 2012 lalu mendirikan media online yang menyajikan video selain artikel, MBDC.Lima tahun mengurus platform...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring