Gubernur Sumsel Perpanjang Darurat Asap

| Selasa, 04-11-2014 | 13:03 WIB

Palembang - Udara kota Palembang yang pekan lalu mulai berangsur normal dua hari ini kembali tercemar oleh polusi asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sejak Ahad (2/11/2014) kabut asap kembali menutup udara Palembang. Pada Selasa (4/11/2014) kabut asap pekat belum juga pergi dari udara wilayah kota Palembang ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Senin (3/11/2014), BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Palembang mencatat, berdasarkan pantauan satelit pada Senin pukul 05.00 WIB jumlah titik api atau hot spot yang terpantau berjumlah 37 titik api diantaranya tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 12 titik. Sebelumnya pada Ahad (2/11/2014) sampai pukul 17.00 WIB jumlah titik api di Sumsel sebanyak 35 titik dan 11 titik berada di Kabupaten OKI.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali memberlakukan tanggap darurat asap yang rencananya berakhir pada akhir Oktober 2014. "Suratnya sudah saya tandatangani. Tanggap darurat asap di Sumatera Selatan kembali diberlakukan," katanya, Senin (3/11/2014).

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Yulizar Dinoto mengatakan, "Tanggap darurat asap diperpanjang karena masih adanya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera Selatan. Akibatnya kabut asap masih menutupi kota Palembang dan beberapa daerah lainnya."

Menurut Yulizar, kabut asap beberapa waktu lalu sudah mulai tertangani dengan mulai menipisnya kabut asap di Palembang dan udara mulai berangsur normal dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun sejak Ahad lalu kabut asap kembali menutupi udara Palembang dan daerah lainnya.

Akibat kabut asap yang datang kembali sejak Ahad, ketebalan kabut asap mengganggu jarang pandang khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor karena jarang pandang berkisar 100 meter atau kurang. Bahkan di sungai Musi, jarak pandang tidak sampai 50 meter karena kabut asap yang tebal, akibatnya transportasi air atau sungai terganggu. (bls/cal)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Bencana

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring