Jawa Timur Siap Tangani Pasien Ebola

| Senin, 03-11-2014 | 17:35 WIB

Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya siap menangani pasien yang terjangkit virus Ebola sebagai bentuk persiapan dini jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Surabaya, Senin mengatakan saat ini virus Ebola sudah menyebar di belahan dunia, termasuk di Asia Tenggara. "Sebagian besarnya terjangkit saat menunaikan ibadah haji, maupun yang berkunjung ke negara di Timur Tengah dan Afrika," katanya usai sidang paripurna DPRD Jatim.

Ia mengemukakan, untuk mengidentifikasi virus Ebola, setiap masyarakat yang ditengarai berkunjung ke negara yang terdampak virus itu akan dilakukan pemeriksaan dan bandar udara sudah mulai melakukan pemeriksaan suhu tubuh untuk menghindari penularan. "Ketika turun dari pesawat, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdampak virus Ebola atau tidak. Khususnya masyarakat yang baru saja melakukan ibadah haji," katanya.

Ia mengatakan, di Jatim belum ditemukan pasien yang positif terdampak virus Ebola. Akan tetapi, tidak mengurangi status waspada terhadap virus tersebut mengingat beberapa waktu yang lalu, ada beberapa orang yang memiliki gejala yang hampir sama terkena virus Ebola. "Sebelumnya, dua tenaga kerja Indonesia di Jawa Timur dinyatakan mengalami gejala virus ebola. Akan tetapi, setelah dilakukan beberapa kali pemeriksaan di laboratorium, ternyata hasilnya bebas. Semua sample dari kasus Madiun dan Kediri hasilnya negatif Ebola," katanya.

Menurutnya, dua tenaga kerja ini sakit setelah pulang dari Liberia, salah satu negara yang terkena dampak terburuk Ebola. Dan jika dlihat dari hasil pemeriksaan, sesuai dengan gejala-gejala penyakit pasien yang cukup berbeda dengan gejala penyakit Ebola. "Sebanyak 28 TKI pulang ke kampung halaman mereka pada 26 Oktober lalu setelah bekerja di Liberia. Dan kami akan terus melakukan pemantauan penyebaran virus Ebola," katanya.

Saat ini, kata dia, telah diketahui gejala awal terkena virus Ebola adalah tensi darah yang tinggi. "Apabila diketahui setelah mengunjungi negara di Timur Tengah, ditemukan gejala yang hampir sama dengan terdampak virus Ebola akan dilakukan pemeriksaan," katanya. (ant/cal)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Virus Ebola

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Covesia.com - Lebih dari sepekan mengaku kelelahan karena "krisis spiritual", rapper Kanye West masih terbaring di sebuah rumah sakit di Los Angeles...

Ikuti Akun LinkedIn Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring