Warga Kediri Pasien Terduga Ebola Makin Stabil

| Senin, 03-11-2014 | 12:13 WIB

Kediri - Kondisi GN (45) warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terduga terkena penyakit Ebola, setelah pulang dari tempat ia bekerja, Liberia kondisinya semakin membaik setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare, kabupaten setempat. "Pemeriksaan hari ini pasien terduga Ebola stabil, dalam artian tanda-tanda vital seperti tensi, suhu normal, suhunya 36,9 derajat Celsius," kata dokter yang merawat pasien dr Harnowo kepada wartawan, Senin.

Ia mengatakan, kondisi pasien sudah lebih baik saat ini. Pasien juga diketahui tidak mengalami perdarahan ataupun diare. Bahkan, pasien juga sudah merasa tidak nyeri lagi di tubuhnya. Pihaknya mengatakan, sampai saat ini pasien memang masih dirawat di ruang isolasi, mengingat ia baru pulang dari negara endemik penyakit Ebola. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi serta waspada pada serangan penyakit.

Pasien, lanjut dia, diberi obat-obatan, serta diberi cairan infus. Hal itu dilakukan sebagai upaya pengobatan pada pasien tersebut. Pemberian itu dilakukan sampai kondisinya pulih. Ia juga mengatakan, sampai saat ini dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Pare, Kabupaten Kediri, juga masih menunggu hasil laboratorium. Sampai saat ini, hasil uji laboratorium masih belum keluar. "Kami masih tunggu hasil uji laboratoriumnya. Kami juga terus waspada," katanya.

Pihaknya juga tetap melarang keluarga menjenguk ke dalam ruang isolasi. Petugas pun saat melakukan pemeriksaan juga mengenakan atribut lengkap serta steril, sebagai upaya pencegahan penularan penyakit. GN adalah salah satu dari 28 buruh migran yang kembali dari Liberia pada Minggu (26/10). Ia dirawat di rumah sakit setelah mengaku mengeluhkan sakit dengan gejala demam, nyeri saat menelan, nyeri sendi, dan batuk.

Ia sempat dirawat di puskesmas setempat lalu dirujuk ke rumah sakit setelah demamnya tidak kunjung turun. Ia diduga terjangkit penyakit Ebola, mengingat gejala ia sakit mirip dengan gejala penyakit Ebola. Terlebih lagi, ia baru pulang dari Liberia, salah satu negara endemik Ebola. Namun, sampai saat ini dinas kesehatan masih melakukan uji laboratorium sakitnya.

Serangan virus ebola sampai saat ini terus meluas. WHO menyebut, kematian akibat penyebaran virus ebola di Afrika Barat diketahui telah mencapai 3.000 orang, dimana diperkirakan, lebih dari 6.500 orang sudah terinfeksi virus di wilayah tersebut. Dari serangan tersebut, Liberia diketahui sebagai negara yang terkena dampak terburuk, dengan korban tewas mencapau 1.830 orangnext

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Virus Ebola

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Boy Band asal Korsel EXO Berhasil Duduki Enam Tangga Lagu di Enam Layanan Streaming

Boy Band asal Korsel EXO Berhasil Duduki Enam Tangga Lagu di Enam Layanan Streaming

Covesia.com - Boy band asal Korea Selatan EXO berhasil menduduki enam tangga lagu di enam layanan streaming termasuk Melon, Genie dan Olleh Music,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring