Pakar : Dunia Usaha Jangan Berspekulasi Tentang Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi

| Senin, 03-11-2014 | 11:50 WIB

Manado - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jangan sampai menimbulkan spekulasi di dunia usaha, yang menyebabkan terjadinya penimbunan barang oleh distributor.

Pakar Ekonomi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Agus T Poputra di Manado, Senin (3/11/2014) mengatakan kenaikan BBM bersubsidi pasti akan berdampak pada setiap usaha yang dilakukan oleh masyarakat.

Jangan sampai muncul spekulan dan pembeli menjadi panik sehingga harga barang naik di atas seharusnya sehingga membebankan masyarakat secara berlebihan.

Pemerintah juga, katanya, perlu mengamankan distribusi barang agar tidak terjadi kekosongan.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Hanny Wajong mengatakan kenaikan harga BBM nanti, belum mempengaruhi harga kebutuhan pokok di Kota Manado dan sekitarnya.

"Sampai saat ini, sejumlah kebutuhan pokok di Kota Manado masih dalam kondisi normal," katanya.

Hanny mengatakan beras masih seharga Rp9 ribu per kilogram (kg), minyak goreng seharga Rp12 ribu per kg, gula pasir Rp11 ribu per kg, tepung terigu Rp9 ribu per kg.(ant/ary)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Covesia.com - Vocalis Rolling Stones, Mick Jagger, kembali jadi ayah untuk kedelapan kalinya, Kamis waktu setempat, ketika pacarnya penari balet...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring