Rusia- Eropa Saling Kecam Soal Hasil Pemilu Ukraina

| Senin, 03-11-2014 | 10:39 WIB

Donetsk, Ukraina - Rusia mendukung kemenangan pemberontak Ukraina timur pro Moskow dalam Pemilu yang kontroversial, Minggu, yang dikecam Uni Eropa sebagai hambatan baru bagi perdamaian di Ukraina.

Pengakuan cepat Rusia ini memicu krisis diplomatik baru yang bisa mendorong jatuhnya lagi sanksi Barat.
"Kami menghormati pengungkapan keinginan penduduk tenggara (Ukraina)," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip Antara dan dilansir Covesia.com, Senin (03/11/2014)

"Mereka yang terpilih telah menerima mandat untuk menuntaskan masalah-masalah praktis dalam membangun kembali kehidupan normal di kawasan itu."

Sebaliknya, diplomat utama Uni Eropa Federica Mogherini mengecam pemilu separatisme itu sebagai hambatan baru bagi jalan menuju perdamaian.

Sedangkan Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengecam pemilu itu karena diselenggarakan di bawah ancaman tank dan senjata.

Pemimpin pemberontak di dua kantong separatis sendiri enggan untuk melakukan kompromi begitu mereka dipastikan memenangkan Pemilu.

"Ukraina tak menginginkan perdamaian sebagaimana yang diklaimnya. Jelas mereka memainkan standard ganda," kata presiden terpilih dari wilayah yang menamakan dirinya Republik Rakyat Donetsk, Alexander Zakharchenko. (ant/lif)

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Boy Band asal Korsel EXO Berhasil Duduki Enam Tangga Lagu di Enam Layanan Streaming

Boy Band asal Korsel EXO Berhasil Duduki Enam Tangga Lagu di Enam Layanan Streaming

Covesia.com - Boy band asal Korea Selatan EXO berhasil menduduki enam tangga lagu di enam layanan streaming termasuk Melon, Genie dan Olleh Music,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring