Rakyat Bukrina Faso Protes Kudeta Militer

| Minggu, 02-11-2014 | 22:50 WIB

Ouagadougou - Ribuan orang berkumpul, Minggu, di jantung ibu kota Burkina Faso ini untuk mengutuk kudeta militer yang dilakukan dua hari setelah demonstrasi besar yang menumbangkan Presiden Blaise Compaore.


Kekuasaan 27 tahun Compaore di negara Afrika Barat itu berakhir Jumat lalu ketika tawarannya untuk mengubah konstitusi yang bakal memperpanjang kekuasaannya, ditolak.


Sabtu kemarin Komandan Pasukan Kepresidenan Letnan Kolonel Isaac Zida ditunjuk sebagai pemimpin transisi.
Di Place de La Nation, Ouagadougou, para pemimpin oposisi mengecam kudeta itu, sedangkan PBB mengingatkan jatuhnya sanksi jika Zida tidak mengembalikan kekuasaan kepada sipil.


Alun-alun kota menjadi tempat demonstrasi kekerasan melawan Compaore di mana tiga orang tewas dan gedung parlemen terbakar.
Lalu kemarahan beralih kepada Zida yang tidak dikenal di luar lingkup militer dan berasal dari pasukan khusus yang kerap disebut baret merah.

Massa berteriak. "Zida = Judas", sedangkan lainnya berseru, "Zida, keluar dari sini".

"Mereka datang dari Kossyam untuk memperbudak kita," kata seorang demonstran bernama Sanou Eric. Kossyam adalah Istana Kepresidenan negara ini. "Ini kudeta."(ant/lif)

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Kim Kardashian Setia Dampingi Suami di Rumah Sakit

Covesia.com - Lebih dari sepekan mengaku kelelahan karena "krisis spiritual", rapper Kanye West masih terbaring di sebuah rumah sakit di Los Angeles...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring