Risma Akomodir Keluh Kesah Petani Garam

| Minggu, 02-11-2014 | 17:35 WIB

Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau petambak garam di Kota Pahlawan agar membentuk koperasi untuk mempermudah akses komunikasi dengan perusahaan penampung garam.

"Kita bentuk koperasi. Melalui koperasi ini, saya nanti bisa hubungkan dengan perusahaan. Kan tidak mungkin pabrik berhubungan dengan orang per orang. Makanya harus dibentuk koperasi," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di sela-sela melakukan panen raya garam bersama petambak garam di tambak garam di kawasan Romokalisari, Minggu.

Menurut dia, akan sulit bagi petambak garam untuk bisa menjalin hubungan baik dengan pihak perusahaan bila masih berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, perlu adanya wadah bagi petani garam.

Momen panen raya garam tersebut memang seperti menjadi kesempatan bagi para petambak garam untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi kepada wali kota.

Ketika sesi dialog dengan wali kota, satu demi satu petambak garam menyampaikan keluh kesah dan pertanyaan kepada wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini.

Keluh kesa itu di antaranya perihal air yang tersumbat karena adanya pelengsengan dan saluran air yang macet. Ada juga petambak garam yang mengeluhkan terpal untuk tambak garam mereka.

"Silakan bapak/ibu tulis semua permasalahan apa yang mau disampaikan. Nanti akan kita selesaikan," ujarnya. (ant/lif)

Komentar

Baca juga

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Mick Jagger Miliki Anak ke-8 di Usia 73 Tahun

Covesia.com - Vocalis Rolling Stones, Mick Jagger, kembali jadi ayah untuk kedelapan kalinya, Kamis waktu setempat, ketika pacarnya penari balet...

Ikuti Akun Facebook Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring