Amerika Kecam Niat Israel Bangun 1000 Unit Rumah di Yerussalem

| Minggu, 02-11-2014 | 15:00 WIB

Washington - Amerika Serikat mengecam niat Israel membangun 1.000 rumah lagi untuk pemukim Yahudi di timur Yerusalem itu, dan AS menilai tindakan itu bertentangan dengan upaya perdamaian.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Psaki, mengatakan, Amerika Serikat sangat prihatin mendengar laporan tentang langkah pembangunan 1.000 unit rumah Yahudi oleh Israel, menurut laporan yang dikutip Antara dan dilansir Covesia.com, Minggu (02/11/2014).

Sementara Sekretaris Jenderal Dewan Kerja sama Teluk (GCC), Abdullatif Al-Zayani, mengutuk keras rencana Israel membangun 1.000 unit rumah baru di Yerusalem Timur.

Kegiatan Israel membangun rumah pemukim lain di Tepi Barat dan Yerusalem Timur itu sikap kepala batu pelanggaran hukum internasional atau resolusi internasional yang relevan.

Tetapi juga menguraikan gangguan atas solusi dua negara, membatalkan semua upaya mencari penyelesaian damai yang ada konflik," kata Al-Zayani dalam satu pernyataan pers.

Dia juga mengutuk tindakan sembrono baru-baru ini oleh otoritas Israel di Masjid Al-Aqsa, mencegah warga Islam Palestina beribadah di dalamnya, yang akan menambahkan pelanggaran serupa.

Al-Zayani mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap pelanggaran terus menerus yang dilakukan Israel dalam berkontribusi menyediakan lingkungan yang menguntungkan bagi ekstremisme dan terorisme. (ant/lif)

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring