Jelang Penunjukan Jaksa Agung, Kalangan Eksternal Dinilai Lebih Berkarakter

| Minggu, 02-11-2014 | 14:15 WIB

Jakarta - Peneliti pada Divisi Kajian Hukum Tata Negara dari Sinergi Masyarakat untuk Indonesia (Sigma) Imam Nasef mengatakan Jaksa Agung RI terpilih harus berkarakter reformis dan pemberani.

"Agar linier dengan salah satu visi Presiden Jokowi di bidang penegakan hukum, yaitu reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas dari korupsi, untuk posisi Jaksa Agung, Presiden harus memilih orang yang berkarakter reformis dan pemberani," ujar M. Imam Nasef dalam keterangan tertulis di Jakarta yang dilansir Covesia.com, Minggu (02/11/2014).

Menurut dia, calon-calon dari kalangan eksternal tentu lebih potensial memiliki karakter itu daripada kalangan internal.

"Mungkin saja calon-calon dari kalangan internal telah tersandera atau setidak-tidaknya telah terpengaruh oleh kultur birokrasi yang kurang sehat di lembaga itu sehingga sulit melakukan reformasi di lembaga itu," kata dia.

Selain itu, dia mengutarakan bahwa Presiden juga harus ekstra hati-hati dalam memilih jaksa agung, sekurang-kurangnya tiga kriteria ini harus dijadikan sebagai batu uji, yaitu independensi, "track record", dan kompetisi. (ant/lif)

Komentar

Video

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Ramaikan Blantika Musik Indonesia, Sarah Usman Bawakan Lagu Rieka Roslan

Covesia.com - Sarah Usman, penyanyi kelahiran Jakarta 4 September 1987, meramaikan blantika musik Indonesia lewat lagu "Cinta Bukanlah Cinta" karya...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Hindari Masalah di Perbankan dan Pahami 'BI Checking' Dengan Benar

Covesia.com - Dunia perbankan sudah menjadi bagian dari rutinitas perekonomian di dunia. Setiap urusan keuangan nyaris tidak terlepas dari...

Website Monitoring