Denny Indrayana Tegaskan DPR Tandingan Perbuatan Melawan Hukum

| Minggu, 02-11-2014 | 13:14 WIB

Jakarta - Kedua kubu di DPR diminta agar menghentikan kompetisi dalam perebutan pimpinan dan saatnya melepaskan segala konflik demi rakyat Indoneisa.

Mantan Wakil Mentri Hukum dan HAM Denny Indrayana menegaskan, pembentukan DPR tandingan telah melanggar UU yang berlaku dan membuktikan adanya suatu perlawanan hukum.Menurutnya, jika hal ini terus berlarut bisa saja nanti ada Presiden tandingan.

"Semua kembali ke aturan main. Karena UU MD3 sudah sesuai dengan UUD 1945 sebagai diputuskan MK, sebaiknya hormati UU tersebut" kata Denny kepada Covesia, Sabtu (02/11/2014) di Jakarta.

Dia menjelaskan, langkah membentuk pimpinan DPR RI tandingan tidak ada manfaatnya bagi rakyat. "Hormati hasil pilihan yang lalu dan langsung bekerja untuk rakyat" ujarnya.

Tentang kemungkinan akan dikeluarkannya Perppu, Denny menilai langkah itu tidak perlu dilakukan karena nantinya juga akan ditolak oleh DPR RI.

"Saatnya kerjasama untuk kepentingan yang lebih besar. Lakukan sesuai dengan aturan yang telah ada" pungkasnya. (gus/lif)

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

DPR Tandingan

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Selain Sebut Pernah Diperkosa, Lady Gaga Juga Ungkap Pernah Alami Gangguan Mental

Covesia.com - Penyanyi pop Lady Gaga mengungkapkan perjuangannya melawan gangguan kecemasan pascatrauma (post-traumatic stress disorder/PTSD),...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring