Uang Ganti Korupsi Akan di Tagih Pada Ahli Waris Koruptor

| Minggu, 02-11-2014 | 12:15 WIB

Semarang- Pihak Kejaksaan akan mengejar pembayaran uang ganti kerugiaan negara dari para ahli waris terpidana korupsi yang perkaranya telah diputus, namun hingga kini belum membayar hukuman tambahan tersebut.

"Ada terpidana yang sudah meninggal tapi belum bayar uang ganti kerugian negara, kami akan gugat ke ahli warisnya," kata Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Mia Aminati di Semarang, Minggu.

Menurut dia, secara keseluruhan uang pengganti kerugian negara dari berbagai kasus korupsi di Jawa Tengah yang belum dibayar mencapai Rp26 miliar.

Dari jumlah tersebut, kata dia, tunggakan terbesar ada di Kejaksaan Negeri Semarang yang mencapai Rp19 miliar.
Sisanya, lanjut dia, tersebar di seluruh kejaksaan di Jawa Tengah.Menurut dia, penuntutan uang ganti rugi ini merupakan limpahan dari bidang pidana khusus setelah suatu kasus selesai diputus.

Ia menuturkan kejaksaan akan melayangkan gugatan agar uang ganti rugi tersebut segera dibayarkan.Selain uang ganti dari kasus korupsi, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah juga telah berhasil menyelamatkan aset milik pemerintah provinsi setempat yang nilainya mencapai Rp6 miliar.

Aset sebanyak itu,menurutnya, berasal dari milik perusahaan daerah yang disewakan dalam bentuk hak pengelolaannya.(ant/jtr)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Covesia.com - Moana masih menguasai puncak box office Amerika Serikat dua minggu berturut-turut, dengan meraup 28,4 juta dolar AS pada akhir pekan,...

Ikuti Akun Flickr Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring