Kejaksaan Terima Berkas Pemeriksaan

Pengadilan Tipikor Siap Sidang Kasus Korupsi Jampersal 1,625 Miliar

| Minggu, 02-11-2014 | 10:25 WIB

Langkat -Kepolisian Resort Langkat telah melimpahkan berkas pemeriksaan terkait dengan kasus dugaan korupsi dana jaminan persalinan (Jampersal) ke Kejaksaan Negeri Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

"Kami sudah menerima berkas kasus korupsi dana Jampersal berikut tiga tersangka yang berinisial GUN, SUN, dan SEL, yang merupakan PNS di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat," kata Kepala Kejaksaan Negeri Stabat Haji Henderi melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Chandra Kirana di Stabat, Minggu (2/11/2014).

Ia menjelaskan masing-masing berkas tersangka kasus korupsi itu relatif cukup tebal. Selanjutnya, pihaknya akan mempelajarinya sebelum menetapkan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap (P-21).

Bila nanti dari hasil pemeriksaan yang dilakukan masih terdapat kekurangan mencakup alat bukti yang dilampirkan, pihaknya akan mengirimkan kembali ke penyidik kepolisian untuk melengkapinya sebelum kasus tersebut disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.

Selain tiga tersangka itu, kata Chandra Kirana, pengadilan sudah memvonis tiga tersangka lainnya, yaitu SAF, SOF, dan PON, masing-masing empat tahun penjara.

Seperti diketahui dugaan korupsi yang menjerat enam orang tersangka pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat itu bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Kepolisian Resor Kabupaten Langkat Desember 2013.

Dalam OTT tersebut, kepolisian mengamankan uang dana Jampersal sebesar Rp1.625 miliar sebagai barang bukti beserta tiga orang oknum PNS di Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), yaitu SUF, SOP, dan PON.

Setelah beberapa bulan kemudian, ketiga tersangka akhirnya diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan dan sudah dijatuhi hukuman oleh pengadilan.

Lalu, penyidikan kasus tersebut makin berkembang yang akhirnya menjerat tiga tersangka lainnya, yaitu GUN (Kepala Dinas Kesehatan), SUN, dan SEL yang merupakan bendahara pada dinas tersebut.(ant/jtr)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Sumbar Terkini

Hiburan

Foto Innalillahi, Oon Project Pop Tutup Usia

Innalillahi, Oon Project Pop Tutup Usia

Covesia.com - Mochamad Fachroni, personel grup Project Pop yang dikenal dengan nama Oon, meninggal dunia pada Jumat, setelah lama menderita...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring