Wartawan Matra Dilarang Liput Sengketa Lahan Sawit

| Sabtu, 01-11-2014 | 22:56 WIB

Matra - Sejumlah wartawan lokal di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat, dilarang memasuki areal perkebunan oleh pihak PT Unggul Widya Teknologi Lestari, pascakisruh sengketa lahan perkebunan yang ada di daerah Kecamatan Baras.

"Dua hari yang lalu konflik antara warga dari enam desa di Kecamatan Baras dengan PT Unggul Widya Lestari kembali pecah. Puluhan wartawan yang hendak memasuki kantor camp Baribi tidak bisa masuk ke areal lahan sengketa karena orang suruhan perusahaan itu enggan membuka pintu," kata Jamal salah seorang wartawan di Matra, Sabtu (1/11/2014).

Menurutnya, PT Unggul semakin tertutup terhadap media massa semenjak aksi pendudukan lahan seluas 1.050 hektar itu berlangsung sejak lima bulan terakhir.

"Sikap perusahaan yang sengaja menghalangi tugas jurnalis merupakan pelanggaran kode etik pers. Jangan salahkan wartawan jika pemberitaan jadi tidak berimbang," katanya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulbar, Adi Arwan Alimin menyayangkan sikap perusahaan yang sengaja menutup diri atas kasus sengketa lahan sawit.

"Informasi sengketa lahan sawit itu harus berimbang dan bertanggungjawab sesuai dengan kode etik jurnalistik, dan Undang-Undang (UU) Pers Nomor 40 tahun 1999," katanya. (ant/rud)

Komentar

Galeri Foto Terbaru Covesia.com

Hiburan

Foto Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Moana Masih Kuasai Puncak Box Office

Covesia.com - Moana masih menguasai puncak box office Amerika Serikat dua minggu berturut-turut, dengan meraup 28,4 juta dolar AS pada akhir pekan,...

Ikuti Akun Twitter Covesia.com

Wawancara

Foto Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal
Ekonom, Josua Pardede, M.Sc

Implementasi Kebijakan Ekonomi di Tangan Jokowi-JK Belum Maksimal

Covesia.com - Hari ini, Kamis (20/10/2016) tepat dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Sebanyak...

Website Monitoring