Korban Kecelakaan Tragis Minibus di Pasbar Berasal dari Canduang-Agam

Korban Kecelakaan Tragis Minibus di Pasbar Berasal dari CanduangAgam satu unit Avanza terjun bebas ke dasar Sungai di daerah Jorong Sungai Paku, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (6/11/2017)(Foto:Istimewa)

Covesia.com - Peristiwa kecelakaan tragis satu unit Avanza terjun bebas ke dasar Sungai di daerah Jorong Sungai Paku, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat berasal Canduang, Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Pihak keluarga korban yang dihubungi oleh Polisi setempat bernama Afrizal sedang menuju Pasaman Barat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kanit Lakalantas Polres Pasaman Barat, Nofrizal saat memberikan keterangan kepada Covesia.com, Senin (6/11/2017).

"Berdasarkan keterangan salah seorang korban Aldi(15) mengatakan bahwa mereka menuju pulang ke Canduang-Agam, setelah melakukan pencarian titik pemancingan belut mulai dari Lubuk Sikaping sampai ke Talu dan Simpang Empat. Kelurga korban bernama Afrizal di Canduang sudah kita hubungi dan dalam perjalanan kesini. Memang tadi kata salah seorang anggota memang ditemukan alat pancing dan beberapa ekor belut didalam mobil avanza tersebut. Jadi mereka memang petani belut nampknya," terangnya.

Lebih lanjut Nofrizal mengatakan saat ini kerangka mobil tersebut sudah dievakuasi ketepi sungai. Namun terkendala cuaca hujan dan mulai gelap, evakuasi terpaksa dihentikan.

"Tadi sudah kita lakukan evakuasi kerangka mobil tersebut, namun cuaca hujan lebat dan mulai gelap terpaksa kita hentikan. Saat ini kerangka mobil Avanza itu berada ditepi badan Sungai," katanya.

Sebagaimana diketahui satu unit Avanza dengan Nomor Polisi BA 1554 LD melaju kencang saat melintas di daerah Kinali, sehingga menghantam teras rumah dan loning jembatan baru terjun kesungai sekitar pukul 13.20 WIB.

Adapun kelima korban itu adalah Kalek (42), luka patah kaki kanan, tangan kiri patah dan jari hancur, luka robek dibagian kepala, Aldi (15) luka robek di dada bagian kiri, lutut kiri- kanan dan lecet pada paha kanan serta lecet telapak sebelah kiri, Sakti (60) meninggal, Khalid (45) meninggal dan X meninggal.

Reporter Pasaman: Heri Sumarno